RSS

Wayang Wong Di Tengah Pusaran Kebudayaan Modern

29 Mei

Siapa yang tidak kenal Indonesia negera yang kaya akan khasanah budaya bangsa. setiap daerah menyumbangkan bermacam-macam budaya yang mempunyai cirri khas tersendiri, salah satunya adalah wayang wong yang berasal dari jawa tengah. Wayang wong tak kalah menarik dengan pertunjukan hiburan kesenian lain, bahkan lebih terasa istimewa. sebab kita dapat menikmati cerita sambil melihat keindahan penari.

Pada dasarnya cerita atau peran yang ditampilkan dalam pertunjukan wayang wong, tidak berbeda jauh dengan kesenian wayang kulit. karena dalam pagelarannya atau ceritanya menggunakan pakem yang berpangkal dari serat Ramayana dan Mahabarata. jika dalam wayang kulit peran itu ditampilkan dalam sosok wayang, maka dalam wayang wong lakon atau peran semacam itu dibawakan oleh orang (wong dalam bahasa jawa). tugas dalam dalam wayang wong pun tak jauh berbeda dengan wayang kulit. namun tugas dalang wayang wong lebih ringan karena para pelakon melakukan percakapan sendiri. dalang dalam wayang wong hanya menyampaikan sedikit narasi, baik ketika membuka pertunjukan ditengah atau atau di akhir pertunjukan. sedangkan perbedaan wayang wong dengan wayang topeng adalah pada waktu main, pelaku dari wayang wong aktif berdialog sehingga berbeda dengan wayang topeng yang dialognya dilafalkan oleh dalang bukan pelaku/pemeran.

wayang wong memiliki gerakan-gerakan tertentu yang harus dipatuhi oleh para penarinya. untuk para penari laki-laki beberapa gerakannya adalah alus, gagah, kambeng, bapang, kalang, kinantang, kasar, gecul, kembang dengkik dan kalang kinantang dengkik. sedang gerakan penari perempuan sering disebut nggruda/ngenceng encot. ada 9 gerakan dasar/joget pokok yang ditampilkan para penari wanita serta 12 joget gubahan/gerakan tambahan dan joget wirogo yang memperindah tarian yang ditampilkan.

para penari yang membawakan lakon wayang adalah mereka yang sudah terbiasa menari tarian klasik Jawa seperti bedhaya ketawang atau bedhaya srimpi. hal inilah yang menjadikan wayang wong lebih istimewa disbanding dengan wayang-wayang yang lain seperti wayang kulit dan wayang golek.

Sejarah Wayang Wong

Menurut sejarah wayang wong diciptakan setelah wayang kulit oleh raden panji asmara bangun putra lembu amilihur yaitu raja dari kerajaan jenggala. panji asmarabangun sendiri merupakan salah satu seniman yang masyhur di masanya. beliau pula yang keranp kali menjadi dalang di setiap pertunjukan wayang wong yang dicptakannya. cerita yang diangkat pada masa itu adalah cerita tentang kerajaan jenggala. panji asmara bangun sendiri merupakan salah satu seniman yang masyhur di masanya. beliau pula yang kerap kali menjadi dalang di setiap pertunjukan wayang wong yang diciptakannya. cerita yang diangkat pada masa itu adalah cerita tentang kerajaan jenggala.

Pemilihan cerita itu tidak lain merupakan permintaan raja Airlangga ayah dari lembu Amiluhur. karena beliau ingin sejarah kerajaan diketahui oleh semua kerabat kerajaan serta keturunannya. wayang wong yang berkisah tentang kerajan jenggala saat ini sering dikenal dengan “wayang topen/wayang gedog”.

pagelaran wayang wong/wayang orang bsia kita nikmati salah satunya dipelataran candi prambanan yang secara regular mementaskan sendratari Ramayana, cerita epic dalam masyarakat hindu. dulu wayang wong mendapat perhatian besar dari masyarakat. namun seiring dengan berkembangnya jenis-jenis hiburan baru dan budaya glamour keberadaan wayang wong semakin terhimpit dan sedikit sekali yang meliriknya.

sudah saatnya kita melestarikan budaya asli Indonesia ini agar tidak hilang ditelan zaman, melestarikan kebudayaan ini bisa dimulai dari sanggar-sanggar teater, kegiatan sekolah ekstrakurikuler, dan dikenalkan kepada anak-anak didik agar tidak tergerus oleh hiburan dan budaya modern yang kian berkembang saat ini.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 29, 2012 in sosial budaya

 

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: